INHU - Kalau dapur teriak karena harga cabai naik, warga Desa Seresam sudah punya jawabannya sendiri. Senin, 15 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Seresam, Aipda Ardius AS, S.H., mengecek langsung kebun cabai milik warga di Kecamatan Seberida, Kabupaten Inhu.
Kegiatan sambang ini bagian dari pengawalan Polsek Seberida terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional. Aipda Ardius berdialog dengan petani skala kecil, melihat pertumbuhan tanaman cabai, sekaligus memberi motivasi agar warga terus merawat pekarangan sebagai sumber pangan.
Cabai memang komoditas sensitif. Sekali harga naik, bisa mengguncang belanja dapur. Karena itu, Aipda Ardius menyebut cabai yang ditanam sendiri di pekarangan adalah "asuransi" terbaik untuk ibu-ibu rumah tangga.
"Jangan tunggu harga di pasar bikin pusing. Tanam cabai 10 pohon saja sudah cukup untuk kebutuhan seminggu. Ini namanya mandiri pangan, mulai dari halaman sendiri," kata Aipda Ardius saat memberikan imbauan.
Kapolsek Seberida, Kompol Handono S, S.Sos, M.H., menegaskan langkah warga Seresam sejalan dengan UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan UU No. 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
"Seresam membuktikan, melawan inflasi cabai bisa dimulai dari polybag di teras. Polsek akan terus dorong agar gerakan ini meluas ke semua desa," tegas Kompol Handono.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Desa Seresam terpantau aman dan kondusif. Polsek Seberida berkomitmen Bhabinkamtibmas akan terus hadir mendampingi warga agar pemanfaatan lahan pekarangan semakin optimal dan berkelanjutan.
#swasembadapangan
#ketahananpangan
#polisicintapetani

