BERITAINHU.COM, INHIL – Peristiwa memilukan sekaligus menghebohkan warga terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir perbatasan Inhu. Sebuah mobil tronton bermuatan lebih dari 20 ton beras tercebur ke sungai hingga seluruh muatan terendam air, Kamis pagi (29/1/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Insiden ini terjadi di Jalan Lintas Samudra, tepatnya di Jembatan Sencalang Km 9, Desa Petalongan, Kecamatan Keritang. Truk besar tersebut diketahui tengah mengangkut beras dari Medan yang rencananya akan dikirim ke sebuah perusahaan di wilayah Inhil.
Menurut keterangan saksi mata, warga setempat yang berada di dekat lokasi kejadian melihat tronton tersebut melaju dengan kondisi tidak stabil.
“Mobil itu melintas di depan saya jalannya agak oleng. Saya perhatikan terus, tiba-tiba pas sampai di jembatan menabrak pembatas sebelah kiri, lalu langsung masuk ke sungai,” ungkap saksi.
Benturan keras membuat mobil hancur parah, bahkan bak truk dilaporkan terlepas dari sasis, sementara seluruh muatan beras langsung tumpah dan tenggelam ke dasar sungai. Pemandangan ratusan karung beras terendam air sungai sontak mengundang perhatian warga sekitar.
Sementara itu, sang sopir yang berhasil selamat tanpa mengalami luka sedikit pun membantah dugaan mengantuk saat mengemudi.
“Saya tidak ngantuk. Kalau ngantuk, tidak mungkin saya bisa menjalankan mobil. Saya juga tidak tahu, tiba-tiba saya dan mobil sudah berada di bawah jembatan,” ujarnya saat ditemui di lokasi evakuasi pada sore hari.
Proses evakuasi baru bisa dilakukan pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB dengan menggunakan eksavator. Belasan pekerja dari SPSI bersama warga setempat bahu-membahu mengevakuasi bangkai mobil serta beras yang terendam di dalam sungai.
Setelah upaya cukup panjang, sekitar pukul 16.30 WIB, bangkai tronton akhirnya berhasil diangkat ke daratan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materi ditaksir cukup besar akibat rusaknya kendaraan serta rusaknya puluhan ton beras yang seluruhnya terendam air sungai.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kecelakaan masih menjadi perhatian pihak terkait.(sur)

