Peristiwa

Hati-hati Pada Pencuri Kepergok, Bisa Jadi Tuanmu!

Hati-hati Pada Pencuri Kepergok, Bisa Jadi Tuanmu!

BATANGCENAKU, INHU - Seorang petani kelapa sawit di Desa Bukit Lipai, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), mengaku mengalami kejadian tak biasa sekaligus menggelitik saat berada di kebunnya, Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Petani tersebut, sebut saja TTM (45), mengatakan dirinya memergoki sekelompok perempuan yang diduga hendak mengutip bebijian kelapa sawit (brondolan) di kebun miliknya yang baru saja selesai dipanen. Kelompok tersebut diketahui berjumlah enam orang dan diduga merupakan pembrondol liar yang kerap beraktivitas di sekitar perkebunan sawit setempat.

Saat itu, TTM berniat untuk menghalau aktivitas para perempuan tersebut. Namun sebelum sempat menegur, salah seorang dari mereka justru lebih dulu menyapa dengan sopan.

“Eeh… Bapak, sudah lama di kebun ya?” sapa salah seorang perempuan kepada TTM.

Sapaan itu membuat TTM gugup dan menjawab singkat, “Iya, Dik,” ujarnya dengan nada kikuk.

TTM kemudian memperhatikan keenam perempuan tersebut yang duduk santai di bawah pohon kelapa sawit. Menurut pengakuannya, penampilan dan gaya para gadis itu terlihat berbeda dari warga sekitar. Bahkan, mereka terlihat merokok sambil berbincang santai.

“Ini bukan orang sini pastinya,” gumam TTM dalam hati.

Tak lama berselang, salah seorang perempuan kembali bertanya kepada TTM dengan nada santai dan sedikit latah.

“Pak, tolong dong tunjukin ke kami di mana brondolan yang banyak,” ujarnya.

Dalam kondisi gugup dan seperti kehilangan kendali, TTM justru menunjuk ke arah beberapa pohon kelapa sawit miliknya yang sebenarnya berniat akan ia kutip sendiri.

“Itu, di situ banyak. Ambillah,” ucap TTM pasrah.

“Ok Pak, kami kutip ya,” jawab keenam perempuan itu hampir bersamaan.

TTM pun hanya mengangguk singkat sebelum akhirnya memilih meninggalkan kebun dan pulang ke rumah. Kejadian tersebut diakuinya sebagai pengalaman paling unik selama menjadi petani sawit.

Ia pun mengingatkan sesama petani agar lebih waspada saat berada di kebun, karena situasi tak terduga bisa saja membuat pemilik kebun justru kehilangan kendali atas hasil panennya sendiri.***