BERITAINHU.COM, INHU – Warga sekitar wilayah PT Inecda dan Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat sempat diguncang suara gemuruh dahsyat pada tengah malam hari Jumat (9/1). Suara yang terdengar hingga belasan kilometer awalnya disangka berasal dari pesawat, namun ternyata merupakan kebocoran pipa gas.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB hingga 02.30 WIB. Banyak warga yang langsung panik dan berusaha menjauh dari lokasi, terutama setelah mengingat ledakan pipa gas yang baru saja terjadi di Desa Batu Ampar. Sebagian besar masyarakat bahkan memilih mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman untuk menghindari bahaya yang tidak diinginkan.
Beruntungnya, kebocoran kali ini tidak diikuti dengan kebakaran dan tidak menimbulkan korban. Wilayah dalam radius 1 kilometer dari lokasi kejadian juga dinyatakan aman.
Jasriyanto, Danwil Security PT. Trans Gasindo Indonesia Wilayah RO 2 Belilas, mengkonfirmasi kejadian tersebut. "Benar terjadi kebocoran gas tadi malam, namun masalah sudah dapat diatasi dengan cepat. Sekarang sekitar lokasi sudah aman dan warga bisa kembali ke tempat tinggal mereka," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, pihak perusahaan memperbaiki pipa yang bocor selanjutnya serangkaian langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Rencana tersebut antara lain melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh jaringan pipa gas untuk mengidentifikasi titik potensial bermasalah, meningkatkan sistem pemantauan dengan perangkat deteksi yang lebih canggih, melakukan pelatihan dan sosialisasi bagi karyawan serta warga tentang tanda bahaya dan langkah evakuasi yang benar, serta membuat rencana tanggap darurat yang lebih matang dengan koordinasi yang erat dengan pihak berwenang dan desa sekitar.***

