Peristiwa

Ketua Adat Batin Muke-muke Pangkalan Kasai Resmi Dikukuhkan

Ketua Adat Batin Muke-muke Pangkalan Kasai Resmi Dikukuhkan

BERITAINHU.COM, INHU – Ketua Adat Batin Muke-muke Pangkalan Kasai, Raflis, dan Pemangku adat resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi adat yang berlangsung khidmat pada Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di Lapangan Sepak Bola Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Prosesi pengukuhan tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Inhu Hendrizal. Hadir dalam acara tersebut Camat Seberida Wisnu Subroto, Danramil 03 Seberida Kapten Inf HB Sitepu, Perwakilan Kapolsek Seberida, Lurah Pangkalan Kasai, para Kades, serta para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tari persembahan yang dibawakan oleh para pelajar SD Negeri 001 Pangkalan Kasai, sebagai bentuk penghormatan adat kepada tamu dan pemangku adat yang akan dikukuhkan. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, sakral, dan penuh makna adat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Inhu Hendrizal menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengukuhan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan lembaga adat memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai budaya, persatuan, serta kearifan lokal di tengah masyarakat.

“Lembaga adat merupakan pilar penting dalam menjaga keharmonisan sosial dan melestarikan budaya daerah. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu mendukung penuh peran ketua adat dalam menjadi penyejuk dan penengah di tengah masyarakat,” ujar Hendrizal.

Ketua Adat Batin Muke-muke Pangkalan Kasai yang baru dikukuhkan, Raples, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk menjaga adat istiadat serta mempererat persatuan di tengah masyarakat.

“Amanah ini akan saya jalankan sebaik mungkin. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga adat, budaya, dan persatuan demi kebaikan kita bersama,” ungkap Raples.

Sementara itu, salah seorang tokoh adat Pangkalan Kasai, Cik Munir, menyambut baik pengukuhan tersebut. Ia menilai prosesi adat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran lembaga adat di tengah perkembangan zaman.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan amanah adat yang besar. Kami berharap Ketua Adat yang baru mampu menjadi panutan, menjaga marwah adat, serta menyelesaikan persoalan masyarakat secara arif dan bijaksana,” ujar Cik Munir.

Usai kegiatan Camat Seberida, Wisnu Subrot, saat ditemui mengharapkan Ketua Adat yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadi mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketentraman wilayah.

“Kami berharap Ketua Adat Batin Muke-muke yang baru dapat bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya lingkungan yang aman, rukun, dan beradat,” kata Wisnu Subroto.

Dengan dikukuhkannya Ketua Adat Batin Muke-muke Pangkalan Kasai, diharapkan nilai-nilai adat dan budaya lokal dapat terus terjaga serta memberikan kontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat di Kecamatan Seberida.(sur)