Ekonomi

Lahan Produktif Inhu Jadi Andalan Ketahanan Pangan, Sayuran dan Jagung Pipil Terus Dipantau

Lahan Produktif Inhu Jadi Andalan Ketahanan Pangan, Sayuran dan Jagung Pipil Terus Dipantau

INHU – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pemanfaatan lahan produktif di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Berbagai komoditas pertanian, mulai dari sayuran hingga jagung pipil, terus dipantau perkembangannya sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan.

Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Eka Ariandy Putra, SH, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, SH, menyampaikan bahwa jajaran Polres Inhu secara aktif melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap lahan pertanian masyarakat yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat. Berdasarkan laporan Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi, S.H., petugas Aipda Yudi Hariyanto melakukan pemantauan langsung di lahan pekarangan pangan bergizi milik Kelompok Tani Maju Bersama yang dikelola Utep Sutisna.

Lahan seluas sekitar 2,5 hektare tersebut dimanfaatkan untuk membudidayakan berbagai jenis sayuran bernilai ekonomi tinggi, di antaranya kacang panjang seluas 0,75 hektare dengan sekitar 10.000 batang, pare seluas 0,4 hektare sebanyak 2.200 batang, serta timun seluas 1,2 hektare dengan jumlah mencapai 17.000 batang.

Dalam pengelolaannya, petani memadukan metode pertanian modern dan tradisional dengan dukungan sarana seperti mulsa, mesin air, selang irigasi, serta alat penyemprot. Hingga saat ini, seluruh tanaman dilaporkan tumbuh dengan baik dan dalam kondisi sehat. Perawatan rutin berupa penyemprotan nutrisi, pengendalian hama, serta penyiangan gulma terus dilakukan untuk menjaga produktivitas tanaman.

"Pemanfaatan pekarangan produktif seperti ini merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan. Selain mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarga, hasil panennya juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat," ujar Aiptu Misran.

Selain tanaman hortikultura, pemantauan juga dilakukan terhadap komoditas jagung pipil di Desa Lirik Area, Kecamatan Lirik. Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Beni R.P., turun langsung mengecek perkembangan tanaman jagung pipil di lahan milik warga seluas 0,5 hektare.

Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung tumbuh dengan baik berkat perawatan rutin yang dilakukan pemilik lahan. Jagung pipil menjadi salah satu komoditas strategis karena berperan sebagai bahan pangan, pakan ternak, sekaligus bahan baku industri, sehingga memiliki nilai penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Selama kegiatan pemantauan di Rengat Barat maupun Kecamatan Lirik, situasi berlangsung aman dan kondusif. Antusiasme masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian juga terus meningkat.

Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra menegaskan bahwa pengembangan lahan pertanian produktif merupakan langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Ketahanan pangan merupakan fondasi kekuatan bangsa. Dengan potensi lahan yang dimiliki Indragiri Hulu, kita optimistis daerah ini mampu menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional," tegasnya melalui Kasi Humas.

Polres Inhu berkomitmen untuk terus mendampingi para petani melalui pemantauan dan pembinaan secara berkelanjutan, sehingga produktivitas lahan terus meningkat dan cita-cita menjadikan Indragiri Hulu sebagai salah satu lumbung pangan andalan di Provinsi Riau dapat terwujud.Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih singkat dan bergaya khas media online seperti Tribun atau Detik agar lebih menarik untuk publikasi.