Peristiwa

Polsek Seberida Bersama PT Agrinas Palma Nusantara Padamkan Hotspot di Areal PKS PT. KAT

Polsek Seberida Bersama PT Agrinas Palma Nusantara Padamkan Hotspot di Areal PKS PT. KAT

INHU – Jajaran Polsek Seberida bersama tim pemadam kebakaran PT Agrinas Palma Nusantara (APN) melakukan pemadaman dan pendinginan terhadap titik api yang terdeteksi melalui Aplikasi Lancang Kuning di areal PKS PT KAT/PT Agrinas Palma Nusantara, Desa Kelesa, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (20/7/2026).

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Seberida Kompol Handono Sujaryanto, S.Sos., M.H. bersama sembilan personel Polri dan didukung empat personel K3 perusahaan. Pemadaman dilakukan sebagai tindak lanjut atas terdeteksinya dua titik hotspot pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 13.48 WIB.

Dari hasil pengecekan di lapangan, titik api berada pada tumpukan janjangan kosong (jangkos) di areal PKS. Petugas gabungan berhasil memadamkan sebagian besar kobaran api dan selanjutnya melakukan proses pendinginan guna mencegah munculnya kembali api.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran lengkap dengan mesin pemadam, satu unit alat berat jenis excavator, serta satu unit kendaraan patroli roda dua untuk mendukung mobilitas personel.

Meski demikian, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Luasnya area tumpukan jangkos yang mencapai sekitar 10 hektare menyebabkan api muncul di lebih dari satu titik. Selain itu, ketiadaan sumber air di sekitar lokasi membuat mobil pemadam harus mengisi ulang air dari lokasi yang cukup jauh dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Cuaca yang sangat panas serta kepulan asap pekat juga menjadi hambatan bagi petugas sehingga personel harus bekerja secara bergantian.

Di sela kegiatan, Kapolsek Seberida berkoordinasi dengan Manager PKS PT KAT Nikson Hasibuan, Askep Kebun E.P. Sagala, serta Kepala Damkar PT KAT Marhen Silalahi agar perusahaan terus melakukan pemadaman dan pendinginan selama hotspot masih terpantau pada Dashboard Lancang Kuning.

Selain itu, Kapolsek juga menyarankan pihak perusahaan membangun embung atau penampungan air di sekitar kawasan PKS sebagai sumber air cadangan agar penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi kejadian serupa.

Kapolsek turut melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran milik perusahaan. Hasilnya, tersedia empat unit mesin mini striker, dua unit mesin air Kubota, serta 28 gulung selang lengkap dengan nozel yang dinilai siap digunakan dalam upaya penanggulangan kebakaran.

Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Seberida, KOMPOL Handono Sujaryanto S.Sos., M.H,. menegaskan bahwa kegiatan pemadaman, pendinginan, patroli, dan monitoring karhutla akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berkembang menjadi kebakaran lebih besar.

Hingga kegiatan berakhir, proses pendinginan masih terus dilakukan oleh tim pemadam perusahaan dengan pengawasan personel kepolisian. Situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman, terkendali, dan kondusif.