INHU – Komunitas Facebook Pro (FB Pro) Belilas, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), terus menunjukkan perkembangan positif. Dari total 20 anggota yang tergabung, sebanyak 15 orang di antaranya sudah merasakan hasil jerih payah melalui penghasilan atau gajian dari Facebook Pro.
Pencapaian tersebut menjadi penyemangat bagi para kreator konten lokal untuk terus belajar, mengembangkan kreativitas, dan memanfaatkan peluang ekonomi di dunia digital.
Semangat itu terlihat saat Komunitas FB Pro Belilas kembali menggelar pertemuan silaturahmi pada Selasa malam (13/10/2026), di markas Studio Satria Photo, Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida.
Pertemuan tersebut menjadi ajang bagi para anggota untuk berkumpul, berbagi pengalaman, berdiskusi mengenai perkembangan akun, serta saling memberikan masukan terkait pembuatan konten dan pengembangan monetisasi Facebook Pro.
Pemilik Studio Satria Photo sekaligus pembimbing pengembangan FB Pro, Jimmy Gabont, mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan komunitas yang kini beranggotakan 20 orang. Menurutnya, fakta bahwa 15 anggota telah merasakan gajian dari FB Pro merupakan pencapaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi bagi anggota lainnya.
“Alhamdulillah, saat ini anggota kita sudah mencapai 20 orang, dan 15 orang di antaranya sudah merasakan gajian dari Facebook Pro. Ini tentu menjadi kebanggaan dan penyemangat bagi kita semua. Namun, perjalanan masih panjang. Bagi yang sudah mendapatkan penghasilan, jangan cepat berpuas diri, sedangkan yang belum, jangan berkecil hati. Terus belajar, konsisten membuat konten, dan jangan mudah menyerah,” ujar Jimmy.
Ia menjelaskan, keberhasilan mengembangkan FB Pro tidak hanya bergantung pada jumlah pengikut atau tingginya penayangan video. Kreator juga perlu memiliki kreativitas, konsistensi, serta kemampuan memahami kebutuhan audiens dan mengikuti kebijakan platform.
Jimmy berharap, komunitas tersebut tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga wadah belajar bersama agar para anggotanya mampu meningkatkan keterampilan dan membuka peluang penghasilan melalui karya digital.
“Prinsip kita adalah tumbuh bersama. Anggota yang sudah berhasil bisa berbagi pengalaman kepada teman-teman yang masih berjuang. Jangan saling menjatuhkan, tetapi saling mendukung. Semoga ke depan semakin banyak anggota yang berhasil mendapatkan monetisasi dan merasakan hasil dari kreativitas mereka sendiri,” tambahnya.
Menurut Jimmy, kebersamaan dan kemauan untuk terus belajar merupakan modal penting dalam menghadapi persaingan di dunia kreator konten yang semakin berkembang.
Pertemuan Komunitas FB Pro Belilas tersebut pun menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi dapat tumbuh di tingkat lokal. Dengan anggota yang terus belajar dan saling berbagi pengalaman, komunitas ini diharapkan semakin solid serta mampu melahirkan kreator-kreator konten yang produktif dan berdaya saing di era digital.

