INHU – Setelah kurang lebih sepekan menjalani libur akibat kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), aktivitas belajar mengajar di SDN 004 Belilas kembali berlangsung seperti biasa, Senin (31/8/2026).
Namun, hari pertama kembali ke sekolah diwarnai suasana berbeda. Para siswa, guru dan tenaga pendidik melaksanakan salat istisqa atau salat meminta hujan di halaman sekolah setempat.
Salat istisqa tersebut diikuti para siswa kelas IV, V dan VI bersama seluruh guru. Bertindak sebagai imam sekaligus memberikan tausiah, Hendra, SE.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk ikhtiar sekaligus doa bersama agar Allah SWT menurunkan hujan, sehingga kondisi udara yang sebelumnya terdampak kabut asap dapat segera membaik dan aktivitas masyarakat, khususnya pendidikan, kembali berjalan dengan nyaman.
Dalam kesempatan tersebut, Hendra mengajak seluruh siswa untuk menjadikan kondisi kabut asap sebagai momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjaga lingkungan.
“Kita sudah berusaha dan berikhtiar, salah satunya dengan menjaga lingkungan dan mengikuti anjuran pemerintah. Hari ini kita juga memanjatkan doa bersama agar Allah SWT menurunkan hujan dan memberikan kesehatan serta keselamatan kepada kita semua,” ujar Hendra.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tetap menjaga kesehatan selama kondisi udara belum sepenuhnya pulih. Para siswa diminta tidak mengabaikan penggunaan masker ketika berada di lingkungan sekolah maupun saat beraktivitas di luar ruangan.
Sementara itu, kembalinya siswa ke sekolah dilakukan dengan tetap mengikuti ketentuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Inhu. Salah satu ketentuannya adalah siswa dan tenaga pendidik tetap menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari dampak kabut asap.
Pihak sekolah pun mengimbau para siswa untuk mengikuti arahan guru, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta segera beristirahat apabila merasa kurang sehat.
Suasana salat istisqa di halaman SDN 004 Belilas pagi itu berlangsung khidmat. Di tengah kondisi udara yang masih menjadi perhatian, lantunan doa dari para guru dan siswa seakan menjadi harapan bersama agar hujan segera turun dan langit kembali bersih.
Dengan kembali dibukanya kegiatan belajar mengajar, pihak sekolah berharap proses pendidikan dapat berjalan normal, sementara kondisi kabut asap terus membaik dari hari ke hari.***

