INHU – Tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Pemerintah Kecamatan Seberida, Manggala Agni, serta pihak perusahaan terus berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di areal Kebun Plasma masyarakat eks PT Alamsari (PT Sinar Belilas Perkasa), Desa Payarumbai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Seberida, KOMPOL Handono Sujaryanto, S.Sos., M.H. Lokasi kebakaran berada di KT 1 Blok C 28, RT 009 RW 004, Desa Payarumbai, dengan luas lahan terdampak diperkirakan sekitar dua hektare.
Tim gabungan melibatkan Camat Seberida beserta personel Satpol PP, delapan personel Polsek Seberida, lima personel Koramil Seberida yang dipimpin Danramil Kapten HB Sitepu, 11 personel Manggala Agni Kabupaten Indragiri Hulu, serta tim K3 perusahaan.
Dalam proses penanganan, perusahaan mengerahkan satu unit alat berat excavator untuk membuat sekat bakar guna mencegah api meluas ke area lain. Sementara itu, personel gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan menggunakan mesin mini strike serta peralatan pendukung lainnya.
Hingga sore hari, sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan. Namun, masih terdapat beberapa titik yang mengeluarkan asap sehingga proses pendinginan terus dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
Kapolsek Seberida, KOMPOL Handono Sujaryanto, mengatakan seluruh unsur yang terlibat tetap bersinergi dalam upaya mengendalikan kebakaran meski menghadapi berbagai kendala di lapangan.
«"Kami bersama TNI, pemerintah kecamatan, Manggala Agni, dan pihak perusahaan terus melakukan pemadaman serta pendinginan agar api tidak meluas. Kendala utama adalah lokasi kebakaran cukup jauh dari sumber air, ditambah kondisi sumber air yang kering dan berlumpur serta cuaca yang sangat panas. Meski demikian, personel tetap bekerja maksimal hingga situasi benar-benar aman," ujar Kapolsek.»
Senada dengan itu, Danramil Seberida Kapten HB Sitepu menegaskan bahwa personel TNI akan terus mendukung upaya penanganan karhutla sebagai bentuk sinergitas lintas sektor.
"Kami akan terus bersinergi bersama Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, dan perusahaan untuk memastikan kebakaran dapat dikendalikan. Keselamatan masyarakat dan pencegahan meluasnya kebakaran menjadi prioritas bersama, sehingga seluruh personel tetap siaga hingga proses pendinginan dinyatakan selesai," ungkap Danramil.
Selain melakukan pemadaman, tim gabungan juga terus melaksanakan patroli dan monitoring di wilayah rawan karhutla guna mengantisipasi munculnya titik api baru. Hingga kegiatan berlangsung, situasi di lokasi tetap aman dan kondusif, sementara proses pendinginan masih terus dilaksanakan.***

