SEBERIDA, INHU – Semangat kebersamaan para konten kreator yang tergabung dalam Komunitas FB Pro Belilas terus menunjukkan perkembangan positif. Mengakhiri tahun 2026, komunitas ini kembali menggelar pertemuan akbar yang berlangsung penuh keakraban di Satria Photo Studio, Jalan Poros Titian Resak–Petalabumi, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Jumat malam (6/11/2026).
Pertemuan kali ini terasa istimewa. Pasalnya, sekitar 30 anggota baru turut bergabung dan memperkenalkan diri dalam kegiatan tersebut. Dengan bertambahnya anggota baru, jumlah keseluruhan komunitas kini hampir menyentuh angka 100 orang.
Bukan sekadar membahas perkembangan dunia konten kreator dan strategi mengembangkan akun Facebook Profesional (FB Pro), pertemuan ini lebih mengedepankan penguatan tali silaturahmi, solidaritas, serta kepedulian sosial antaranggota.
Komunitas ini ingin membangun kebersamaan yang tidak hanya terjalin di dunia digital, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui kepedulian dan saling membantu apabila ada anggota yang mengalami sakit, musibah, maupun membutuhkan dukungan lainnya.
Mentor komunitas yang akrab dijuluki 'Dukun FB Pro', Jimmy Gabont, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme anggota yang hadir, khususnya dengan bertambahnya puluhan anggota baru.
Ia menegaskan, keberadaan komunitas bukan semata-mata untuk mengejar popularitas maupun penghasilan dari media sosial, melainkan juga menjadi wadah belajar, berbagi pengalaman, dan mempererat persaudaraan.
"Saya sangat mengapresiasi semangat dan antusiasme seluruh anggota malam ini. Kepada anggota lama maupun yang baru bergabung, saya berpesan agar kita tetap kompak, saling mendukung, dan tidak pelit berbagi ilmu. Jangan hanya bertemu karena urusan konten, tetapi jadikan komunitas ini sebagai keluarga yang saling peduli dalam keadaan suka maupun duka," pesan Jimmy.
Ia juga berharap komunitas FB Pro Belilas semakin berkembang dan mampu melahirkan konten kreator yang kreatif, produktif, serta memiliki solidaritas tinggi.
Perkembangan komunitas ini turut mendapat dukungan dari 10 orang admin yang selama ini ikut berperan dalam mengelola, mengarahkan, dan menjaga kekompakan seluruh anggota.
Menariknya, keanggotaan komunitas ini berasal dari berbagai latar belakang profesi. Tidak hanya kalangan konten kreator, tetapi juga terdapat anggota dari unsur aparat kepolisian, tenaga pendidik, aparatur desa, serta berbagai kalangan masyarakat.
Salah satunya Toni Kisnavan yang diketahui bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Petalabumi. Kehadirannya menjadi gambaran bahwa komunitas ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki minat dan semangat untuk belajar serta berkembang di dunia konten digital.
Sementara itu, Usep Iskandar, yang dikenal di media sosial dengan nama akun Facebook **Kang Usep**, merupakan salah seorang anggota baru yang memiliki ciri khas konten seputar motivasi kehidupan dan dakwah.
Ia mengaku senang dapat bergabung dengan Komunitas FB Pro Belilas. Menurutnya, komunitas ini menjadi wadah positif untuk memperluas silaturahmi, menambah wawasan, serta saling mendukung dalam mengembangkan kreativitas di media sosial.
"Alhamdulillah, saya merasa senang bisa menjadi bagian dari keluarga besar Komunitas FB Pro Belilas. Mudah-mudahan melalui komunitas ini kita tidak hanya berkembang dalam dunia konten kreator, tetapi juga semakin mempererat persaudaraan. Sebagai kreator yang mengangkat konten motivasi kehidupan dan dakwah, saya berharap media sosial bisa menjadi sarana untuk menyebarkan pesan-pesan positif, memberikan inspirasi, serta menghadirkan manfaat bagi banyak orang," ungkap Kang Usep.
Pertemuan tersebut menjadi bukti bahwa perkembangan dunia konten kreator tidak hanya berbicara tentang jumlah pengikut, tayangan, maupun monetisasi. Lebih dari itu, ada nilai persaudaraan, kepedulian, dan kekuatan kebersamaan yang menjadi fondasi utama.
Dengan jumlah anggota yang kini hampir mencapai 100 orang serta dukungan 10 admin, Komunitas FB Pro Belilas diharapkan semakin solid dan menjadi wadah positif bagi para kreator untuk tumbuh bersama, saling menguatkan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan masyarakat. (Surya Hutapeang)

