Daerah

Polsek Batang Gansal Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, 1.500 Ekor Ikan Patin Dikembangkan Warga Desa Seberida

Polsek Batang Gansal Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, 1.500 Ekor Ikan Patin Dikembangkan Warga Desa Seberida

 

INHU – Mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, jajaran Polsek Batang Gansal terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang dikembangkan masyarakat.

Monitoring dilaksanakan pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 09.15 WIB di Desa Seberida, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Kegiatan tersebut dilakukan oleh Polisi Penggerak Desa Seberida, Aiptu H. Sianturi, SH, dengan meninjau langsung P2B milik warga bernama Legimin.

Dalam peninjauan tersebut, diketahui P2B milik Legimin bergerak di bidang perikanan, khususnya budidaya ikan patin. Sebanyak 1.500 ekor ikan patin dipelihara di kolam yang berada di samping rumahnya.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lahan pekarangan untuk kegiatan produktif yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan bergizi sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra melalui Kapolsek Batang Gansal menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong dan mendampingi masyarakat dalam mengembangkan program ketahanan pangan di tingkat desa.

"Kami terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan yang ada secara produktif melalui program Pekarangan Pangan Bergizi. Budidaya ikan seperti yang dilakukan Bapak Legimin ini merupakan contoh nyata bahwa pekarangan rumah dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga," ujar Kapolres melalui Kapolsek Batang Gansal.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah desa dan masyarakat. Karena itu, kehadiran Polisi Penggerak Desa diharapkan dapat memberikan motivasi serta pendampingan kepada warga.

"Kami berharap kegiatan ini dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya. Ketahanan pangan dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk dari pekarangan rumah masing-masing," tambahnya.***