BERITAINHU.COM – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan malam penuh air mata bagi dua raksasa sepak bola dunia. Jepang dan Jerman harus mengubur mimpi mereka lebih cepat setelah sama-sama tersingkir secara dramatis, Senin (29/6).
Jepang menjadi tim pertama yang harus mengakhiri perjuangannya usai takluk 1-2 dari Brasil. Samurai Biru sempat membuat pendukungnya bersorak ketika Kaishu Sano mencetak gol pembuka pada menit ke-29. Namun keunggulan itu tak mampu dipertahankan.
Brasil menunjukkan mental juara. Casemiro menyamakan kedudukan pada menit ke-56 sebelum Gabriel Martinelli memecah kebuntuan di masa injury time menit ke-90+5. Gol telat tersebut langsung membungkam harapan Jepang dan memastikan Selecao melangkah ke babak 16 besar.
Drama yang lebih menegangkan tersaji saat Jerman menghadapi Paraguay. Der Panzer tertinggal lebih dulu melalui gol Julio Enciso pada menit ke-42. Namun, Kai Havertz berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-54 sehingga pertandingan berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.
Nasib Jerman akhirnya ditentukan melalui adu penalti yang berlangsung penuh ketegangan. Lima penendang pertama kedua tim sama-sama hanya mampu mencetak tiga gol dan dua kali gagal sehingga skor tetap imbang 3-3.
Ketika tekanan mencapai puncaknya, Jonathan Tah maju sebagai penendang keenam Jerman. Sayang, tendangannya gagal membuahkan gol dan membuat Der Panzer berada di ujung tanduk.
Momentum itu langsung dimanfaatkan Paraguay. Bek José Canale tampil sebagai algojo keenam dan dengan tenang menaklukkan Manuel Neuer, memastikan Paraguay menang 4-3 dalam adu penalti.
Peluit panjang pun menjadi penanda berakhirnya perjalanan Jerman di Piala Dunia 2026. Para pemain Paraguay larut dalam euforia, sementara wajah-wajah kecewa menghiasi kubu Der Panzer yang harus pulang lebih cepat.
Hasil ini menjadi salah satu kejutan terbesar di babak 32 besar. Jepang dan Jerman, dua tim yang selama ini dikenal sebagai langganan fase gugur Piala Dunia, harus menerima kenyataan pahit angkat koper lebih awal. Sebaliknya, Brasil dan Paraguay sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar dan menjaga asa untuk terus berburu gelar juara dunia.
Versi ini dibuat lebih dramatis, mengalir, dan cocok dengan gaya pemberitaan media online olahraga.***

