INHU – Ratusan atlet panahan tingkat pelajar hingga umum mengikuti kegiatan Darul Quran Archery 2026 Competition Panahan Tradisional yang digelar pada Minggu, 17 Mei 2026, di lingkungan SMP IT Darul Quran Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu.
Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari MI/SD, MTs/SMP, SMA sederajat hingga kategori umum putra. Para peserta tampak antusias mengikuti perlombaan yang mempertandingkan beberapa kelas berdasarkan usia dan jarak tembak.
Untuk tingkat Sekolah Dasar, perlombaan dibagi menjadi dua kategori, yakni jarak 5 meter bagi siswa kelas 1 hingga 3 dan jarak 10 meter untuk siswa kelas 4 hingga 6. Sementara peserta tingkat SMP dan SMA berlaga pada kelas jarak 15 meter, sedangkan kategori umum bertanding di jarak 20 meter.
Pembina Perpatri Indragiri Hulu, Jamal Siswanto, S.Ag menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter serta pelestarian olahraga tradisional yang bernilai islami.
“Panahan adalah olahraga sunnah yang mengajarkan fokus, kesabaran, disiplin dan sportivitas. Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir atlet-atlet panahan yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia,” ujar Jamal Siswanto.
Ia juga menambahkan bahwa semakin sering digelarnya kegiatan panahan tradisional di Kabupaten Indragiri Hulu, maka secara tidak langsung turut membantu perkembangan para pengrajin alat panahan lokal.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, M. Fitri menyampaikan apresiasi atas tingginya antusias peserta meskipun kegiatan tersebut baru pertama kali digelar di SMP IT Darul Quran.
“Kami sangat bersyukur dan bangga dapat menjadi tuan rumah kegiatan panahan tradisional ini. Semoga kegiatan ini menjadi ajang pembinaan berkelanjutan serta mempererat silaturahmi antar atlet dan lembaga pendidikan di Indragiri Hulu,” ungkapnya.
M. Fitri menyebutkan, kegiatan perdana ini diikuti sekitar 122 atlet panahan dari berbagai komunitas dan perkumpulan panahan yang ada di Kabupaten Indragiri Hulu dan sekitarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan semakin berkembang di masa mendatang, sehingga olahraga panahan tradisional semakin diminati oleh kalangan pelajar maupun masyarakat umum.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam pengembangan olahraga panahan tradisional di Kabupaten Indragiri Hulu, sesuai dengan tema kegiatan Indragiri Bersatu “Melalui Olahraga Panahan Tradisional, Pererat Persaudaraan, Lestarikan Budaya Agar Sehat dan Sejahtera.”

