Hukrim

Aksi Diduga Perampokan di Titian Resak Digagalkan, Korban Alami Luka-Luka

Aksi Diduga Perampokan di Titian Resak Digagalkan, Korban Alami Luka-Luka

Pasca kejadian, terlihat suasana di rumah korban

BERITAINHU.COM, INHU – Aksi dugaan pencurian dengan kekerasan berhasil digagalkan di Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu. Peristiwa yang menggemparkan warga tersebut terjadi pada Senin malam sekitar pukul 22.30 WIB, di salah satu rumah warga Blok A2.

Berdasarkan informasi yang beredar melalui sebuah video di media sosial, rumah milik seorang kepala sekolah bernama Luluk disatroni oleh orang tak dikenal yang diduga hendak melakukan pencurian atau perampokan.

Dalam video yang berdurasi sekitar 40 detik tersebut, korban menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya bersama suami, Sutarno, belum tertidur karena sedang menonton televisi. Bu Luluk kemudian meminta suaminya untuk menutup pintu garasi. Namun, tak lama setelah suaminya keluar, ia mendengar teriakan minta tolong dari suaminya.

“Saya mendengar suami saya berteriak minta tolong. Saat itu saya melihat suami saya sudah berdarah-darah, karena ada orang tidak dikenal yang mencoba menyelinap masuk ke rumah,” ujar Bu Luluk dalam video tersebut.

Diduga, pelaku melukai korban karena aksinya diketahui. Tidak berhenti di situ, pelaku yang disebut mengenakan penutup kepala berwarna hitam juga sempat membekap Bu Luluk dengan kedua tangannya, diduga untuk mencegah korban berteriak. Meski demikian, korban mengaku sempat melakukan perlawanan.

Tak lama kemudian, pelaku melarikan diri dengan melompati pagar rumah. Dari kejauhan, korban mengaku masih mendengar suara sepeda motor yang diduga digunakan pelaku untuk kabur ke arah belakang rumah.

Mendengar keributan, warga sekitar segera berdatangan untuk memberikan pertolongan. Korban kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi.

Namun, diketahui aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian. Warga berharap pelaku segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.