BATANG GANSAL, BERITAINHU.COM — Kemarau panjang belum juga benar-benar bersahabat dengan warga. Di tengah tanah yang mulai kering dan kebutuhan air yang semakin terasa, program ketahanan pangan di tingkat rumah tangga tetap harus berjalan.
Kondisi itu menjadi perhatian saat personel Polsek Batang Gansal melakukan peninjauan pekarangan pangan bergizi di Desa Seberida, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Salah satu lokasi yang dipantau berada di pekarangan rumah Ngatman, warga Desa Seberida. Di lahan tersebut ditanam kacang panjang yang menjadi bagian dari pemanfaatan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.
Di tengah kemarau, tanaman pangan seperti kacang panjang tentu menghadapi tantangan tersendiri. Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting agar tanaman tetap dapat tumbuh dan menghasilkan.
Peninjauan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal menanam, tetapi juga bagaimana tanaman dapat bertahan hingga menghasilkan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Kemarau boleh datang, tetapi pekarangan pangan tak boleh berhenti dimanfaatkan. Lahan yang tersedia di sekitar rumah tetap menjadi potensi yang dapat dioptimalkan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga.
Kapolres Inhu melalui Kapolsek Batang Gansal IPTU Jimmy Lano, S.Sos, terus mendorong pemantauan terhadap program ketahanan pangan di wilayahnya. Kegiatan di Desa Seberida berlangsung aman, tertib dan lancar.
Di tengah kemarau yang masih membayangi, satu hal menjadi jelas: menjaga ketahanan pangan dimulai dari lahan yang ada di depan mata—bahkan dari pekarangan rumah sendiri.***