INHU – Pecinta bonsai di Kabupaten Indragiri Hulu dimanjakan dengan kegiatan menarik bertajuk “Jemur Bonsai Rimba Mini Seberida” yang berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 November 2025, berlokasi di Alun-Alun Titian Resak (Blok A), Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Rimba Mini Cabang Indragiri Hulu sebagai ajang silaturahmi, pameran, sekaligus edukasi bagi para penggemar bonsai di wilayah Inhu, Inhil dan sekitarnya.
Ketua panitia, Sugeng, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dimulai pada 21 November 2025 dengan penerimaan bonsai peserta. Pada 22 November 2025, digelar pameran inti dan demo perawatan bonsai sebagai sarana berbagi pengetahuan antar penghobi. Puncak kegiatan sekaligus penyerahan bonsai kepada peserta berlangsung pada malam Minggu, 22 November, dan dilanjutkan pada 23 November 2025 dengan penyerahan untuk peserta lainnya yang totalnya mencapai sekitar 157 bonsai.
Untuk biaya pendaftaran, panitia menetapkan tarif sebesar Rp25.000 per pohon, berlaku untuk semua ukuran (all size). Kegiatan ini juga menyediakan kelas bebas serta doorprize menarik sebagai apresiasi bagi para peserta.
“Ajang ini bukan sekadar pameran, tapi wadah bagi para pecinta bonsai untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan mempererat kebersamaan,” ujar Sugeng.
Menariknya, pengunjung diberikan kesempatan untuk turut menentukan bonsai favorit dengan cara menancapkan lidi pada tanaman yang disukai. Bonsai dengan jumlah lidi terbanyak akan menjadi pemenang.
Di antara bonsai yang tampil, salah satu jenis Anting Putri mencuri perhatian. Bonsai tersebut mendapat tawaran hingga Rp50 juta, namun pemiliknya belum bersedia melepasnya. Tawaran fantastis ini menjadi yang tertinggi selama gelaran berlangsung.
Dengan mengusung tema “Surga Pecinta Bonsai”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi para penghobi bonsai untuk terus mengembangkan kreativitas serta memperkuat kecintaan terhadap seni tanaman miniatur tersebut di Kabupaten Indragiri Hulu. (sur)