INHU - Pekarangan rumah di Desa Kelesa disulap menjadi sumber pangan beragam. Selasa, 9 Juni 2026 pukul 11.30 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Kelesa, Aipda D.A. Daulay, S.H., mengecek langsung lahan warga RT 007 RW 001 yang ditanami ubi, kencur, dan serai sekaligus.
Kunjungan ini bagian dari pendampingan Polsek Seberida dalam Program Ketahanan Pangan Nasional. Aipda Daulay berdialog dengan pemilik lahan terkait teknik tumpang sari agar tiga komoditas tersebut bisa tumbuh optimal di satu pekarangan.
Menurutnya, kombinasi ubi sebagai sumber karbohidrat, kencur sebagai tanaman obat, dan serai sebagai bumbu dapur membuat pekarangan warga benar-benar multifungsi. Hasil panennya tidak hanya untuk konsumsi keluarga, tapi juga bisa menambah penghasilan.
"Ini contoh bagus. Sekali tanam dapat tiga manfaat: ada makanan pokok, ada rempah, ada obat herbal. Kalau semua rumah begini, desa tidak akan krisis pangan," ujar Aipda Daulay saat memberi motivasi.
Kapolsek Seberida, Kompol Handon Sujarysnto, S.Sos, M.H., menyebut diversifikasi tanaman di pekarangan sejalan dengan UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan UU No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.
"Lahan sempit bukan alasan. Ubi, kencur, serai bisa hidup berdampingan. Ini bukti ketahanan pangan bisa dimulai dari belakang rumah," tegas Kompol Handon.
Selama kegiatan di Desa Kelesa, Kecamatan Seberida, situasi terpantau aman dan kondusif. Polsek Seberida memastikan Bhabinkamtibmas terus mendampingi warga agar pola tanam produktif seperti ini bisa ditiru desa lain.

