Peristiwa

Kebersamaan dan Kepedulian Terlihat di Momen Kurban Masjid Al-Istiqomah Belilas

Kebersamaan dan Kepedulian Terlihat di Momen Kurban Masjid Al-Istiqomah Belilas

INHU – Tidak jauh berbeda dengan perayaan hari raya sebelumnya, Hari Raya Idul Adha menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia, termasuk masyarakat Muslim di Indonesia.

Bagi umat Muslim, Idul Adha merupakan hari besar keagamaan yang sarat makna pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama. Momen yang bertepatan dengan musim haji ini juga menjadi waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban berupa sapi, kambing maupun domba, yang kemudian dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar. Namun, selain kegiatan penyembelihan hewan kurban, ada pula tradisi unik yang selalu mewarnai perayaan Idul Adha, salah satunya makan bersama.

Di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), suasana hari raya kurban selalu dinantikan masyarakat. Usai melaksanakan salat Idul Adha, warga berbondong-bondong mendatangi lokasi penyembelihan hewan kurban sambil menunggu pembagian daging.

Bahkan di sejumlah tempat, para ibu-ibu tampak sibuk memasak untuk persiapan makan bersama pada siang harinya. Suasana penuh kekeluargaan dan gotong royong pun begitu terasa.

Momen tersebut terlihat di Masjid Al-Istiqomah Simpang 4 Belilas.

Di masjid ini, para ibu-ibu tampak antusias menyiapkan hidangan makan siang bagi panitia, pekerja kurban dan masyarakat yang hadir. Meski pelaksanaan penyembelihan dilakukan sehari setelah Hari Raya Idul Adha, yakni Rabu, 27 Mei 2026, semangat kebersamaan masyarakat tetap terlihat begitu hangat.

Menariknya, selain hewan kurban, pada tahun ini juga terdapat hewan aqiqah yang dimanfaatkan untuk dimasak dan disantap bersama masyarakat dan panitia.

Ketua Panitia Kurban Masjid Al-Istiqomah, Zulfimar, menyampaikan bahwa pada tahun ini jumlah hewan kurban yang dipotong mencapai 9 ekor sapi dan 4 ekor kambing, ditambah 3 ekor kambing aqiqah.

“Di tahun ini, Masjid Al-Istiqomah memotong 9 ekor sapi dan 4 ekor kambing, dan 3 ekor kambing di antaranya untuk aqiqah,” ujar Zulfimar.

Ia menjelaskan, daging kurban dibagikan kepada sekitar 340 Kepala Keluarga (KK) berdasarkan kupon yang telah dibagikan sebelumnya kepada warga sekitar.

Menariknya, pembagian daging kurban tidak hanya diberikan kepada masyarakat Muslim saja, namun juga kepada warga non Muslim di lingkungan sekitar.

Hal tersebut menjadi bukti bahwa semangat Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban semata, tetapi juga mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa saling peduli serta memperkuat toleransi antarumat beragama di tengah masyarakat.

Zulfimar juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, masyarakat dan para peserta kurban yang telah bersama-sama menyukseskan pelaksanaan kurban tahun ini.

“Alhamdulillah, pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, masyarakat dan peserta kurban yang telah bergotong royong sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan menjadi ladang amal bagi kita semua,” tutupnya.