INHU – Kelurahan Pangkalan Kasai kembali menjadi sorotan masyarakat terkait luas wilayah dan jumlah penduduk yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2023, jumlah penduduk di kelurahan tersebut mencapai sekitar 20.061 jiwa. Saat ini, jumlah itu diperkirakan telah menembus lebih dari 22 ribu jiwa.
Jumlah tersebut menjadikan Pangkalan Kasai sebagai wilayah dengan penduduk terbanyak di Kecamatan Seberida. Selain jumlah penduduk yang besar, wilayah Pangkalan Kasai juga dikenal memiliki bentangan kawasan yang sangat panjang di Jalur Lintas Timur.
Di tengah kondisi tersebut, masyarakat mulai mendorong adanya pemekaran wilayah guna mempermudah pelayanan pemerintahan, pembangunan, serta pemerataan administrasi kepada masyarakat.
Pemerintah kelurahan bersama tokoh masyarakat dan tokoh adat pun telah menggelar rapat pembahasan terkait rencana pemekaran tersebut.
Wacana itu mengacu pada ketentuan dalam PP Nomor 73 Tahun 2005 serta Permendagri Nomor 31 Tahun 2006 tentang pemekaran wilayah.
Lurah Juhendrizal mengatakan, saat ini proses masih berada pada tahap pengajuan ke bagian Tata Pemerintahan (Tapem).
“Dari hasil rapat bersama pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat dan tokoh adat, rencana pemekaran sudah dibahas dan saat ini masih dalam tahap pengajuan ke Tapem. Kepanitiaan di masing-masing wilayah juga sudah terbentuk,” ujar Juhendrizal.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kesepakatan sementara, Kelurahan Pangkalan Kasai direncanakan akan dimekarkan menjadi empat wilayah kelurahan baru.
“Rencananya akan diajukan menjadi empat kelurahan, yakni Kelurahan Sungai Teratak Tuan, Kelurahan Belilas, Kelurahan Pangkalan Kasai Induk, dan Kelurahan Sungai Arang Bangkar,” jelasnya.
Menurutnya, pemekaran diharapkan dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pemerataan pembangunan di wilayah yang selama ini dikenal cukup luas dan padat penduduk.
“Masyarakat berharap dengan adanya pemekaran ini pelayanan pemerintahan menjadi lebih dekat, cepat, dan pembangunan bisa lebih merata di setiap wilayah,” tutupnya.

