INHU – Setelah sekian lama dinantikan, pembangunan pipanisasi air bersih akhirnya terealisasi di RW 04 Desa Danau Tiga, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu. Program ini disambut antusias oleh warga, khususnya di RT 10 yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Selama bertahun-tahun, warga setempat terpaksa mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Ketika musim kemarau tiba, mereka harus mencari sumber air alternatif seperti parit atau sungai yang jaraknya cukup jauh dari pemukiman.
Kini, harapan itu mulai terwujud. Pemerintah Desa Danau Tiga mulai mengerjakan proyek pipanisasi air bersih yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan papan kegiatan yang terpasang di lokasi, proyek ini menelan anggaran sebesar Rp58 juta dengan panjang jaringan mencapai 1.000 meter dan waktu pelaksanaan selama 30 hari kalender kerja.
Ketua RT 10, Suryana, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas realisasi pembangunan tersebut. Ia menyebutkan bahwa kebutuhan air bersih merupakan persoalan mendasar yang sudah lama dirasakan warganya.
“Selama ini kami sangat kesulitan air bersih, apalagi saat tidak turun hujan. Dengan adanya pipanisasi ini, tentu sangat membantu kehidupan sehari-hari warga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Danau Tiga, Sarno, mengatakan bahwa pembangunan ini memang sudah lama direncanakan, namun baru dapat direalisasikan tahun ini karena terkendala efisiensi anggaran.
“Alhamdulillah tahun ini bisa terlaksana. Ini menjadi prioritas kami karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” jelasnya.
Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Danau Tiga, Defri Kriswanto, menambahkan bahwa pipanisasi ini ditargetkan mampu mengaliri sekitar 30 rumah warga di wilayah tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa sistem distribusi air nantinya akan menggunakan meteran air untuk masing-masing rumah.
“Panjang pipanisasi kurang lebih 1.000 meter, dan akan mengairi sekitar 30 rumah. Untuk penggunaan air, kita terapkan sistem meteran agar lebih tertib dan terukur,” terangnya.
Dengan dimulainya pembangunan ini, warga berharap ke depan tidak lagi mengalami kesulitan air bersih, serta kualitas hidup masyarakat dapat meningkat secara signifikan.

