Tokoh

Ora Ono Kamulyan Tanpo Seduluran Selawase, Temu Kangen Warga PSHT DKC Inhu Penuh Kehangatan

Ora Ono Kamulyan Tanpo Seduluran Selawase, Temu Kangen Warga PSHT DKC Inhu Penuh Kehangatan

INDRAGIRI HULU – Persaudaraan bukan sekadar kata, tetapi ikatan yang harus terus dijaga sepanjang hayat. Semangat inilah yang mewarnai acara temu kangen dan silaturahmi warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Daerah Khusus Cabang (DKC) Indragiri Hulu, Jumat malam (16/10/2026).

Bertempat di kediaman Eko Ahandriyono, Kepala Dusun (Kadus) I Desa Titian Resak yang juga merupakan pelatih PSHT, kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Warga dan Srikandi PSHT Indragiri Hulu berkumpul untuk melepas rindu, mempererat tali persaudaraan, serta menikmati makan bersama.

Kegiatan ini juga dihadiri konten kreator asal Belilas, Indragiri Hulu, Riau, Bung Jimmy Gabont. Kehadirannya turut mewarnai suasana kebersamaan warga PSHT yang berkumpul dalam semangat persaudaraan, kekeluargaan, dan silaturahmi.

Bukan sekadar berkumpul, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat ikatan persaudaraan di antara sesama warga PSHT, khususnya mereka yang selama ini berlatih di DKC Kadus I Titian Resak.

Eko Ahandriyono: Persaudaraan Harus Kekal hingga Akhir Hayat

Dalam sambutannya, Eko Ahandriyono menyampaikan bahwa silaturahmi merupakan bagian penting dalam menjaga keutuhan persaudaraan warga PSHT.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap silaturahmi sesama warga PSHT semakin erat, semakin guyub, dan semakin kompak. Jangan sampai kesibukan masing-masing membuat kita lupa dengan saudara sendiri. Persaudaraan yang sudah terjalin hendaknya kita jaga dengan baik, kekal hingga akhir hayat,” ujarnya.

Menurutnya, nilai persaudaraan tidak hanya dibangun saat latihan, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, peduli, dan membantu satu sama lain.

Ia berharap kebersamaan tersebut dapat terus dipelihara sehingga warga PSHT tetap solid dan mampu menjaga nama baik organisasi di tengah masyarakat.

Salimin: Berbeda Angkatan, Tetap Satu Persaudaraan

Sementara itu, Mas Salimin selaku donatur kegiatan mengatakan bahwa temu kangen tersebut menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan warga PSHT yang berlatih di DKC Kadus I Titian Resak, mulai dari angkatan 2024, 2025 hingga 2026.

Menurutnya, perbedaan angkatan bukanlah penghalang untuk menjalin keakraban. Justru, pertemuan semacam ini menjadi kesempatan bagi warga yang lebih dahulu bergabung maupun anggota yang lebih baru untuk saling mengenal dan memperkuat ikatan kekeluargaan.

“Harapan kita, melalui kegiatan silaturahmi ini, persaudaraan warga PSHT semakin kuat. Tidak ada sekat antara angkatan 2024, 2025 maupun 2026. Kita semua adalah saudara yang harus saling menghargai, menjaga kekompakan, dan saling mendukung,” ungkap Salimin.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengamalkan semboyan PSHT, “Ora Ono Kamulyan Tanpo Seduluran Selawase,” yang mengandung makna bahwa tidak ada kemuliaan tanpa persaudaraan yang abadi.

“Persaudaraan bukan hanya untuk hari ini, tetapi harus terus dijaga sampai kapan pun. Semoga kebersamaan ini tidak berhenti pada acara temu kangen saja, melainkan terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Makan Bersama, Simbol Kesederhanaan dan Kekeluargaan

Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama yang semakin menambah kehangatan suasana. Warga dan Srikandi PSHT saling bercengkerama, berbagi cerita, serta memperkuat rasa memiliki satu sama lain.

Melalui kebersamaan sederhana tersebut, para peserta menunjukkan bahwa persaudaraan tidak selalu harus dirayakan dengan kegiatan besar. Duduk bersama, berbagi hidangan, dan saling menyapa pun menjadi cara untuk merawat hubungan agar tetap erat.

Temu kangen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan persaudaraan tidak semata-mata diukur dari seberapa sering bertemu, melainkan dari kemauan untuk tetap menjaga hubungan, saling peduli, dan hadir ketika saudara membutuhkan.

Warga PSHT DKC Indragiri Hulu berharap semangat persaudaraan terus tumbuh, semakin guyub, rukun, dan solid, sejalan dengan nilai-nilai luhur PSHT yang menjunjung tinggi persaudaraan sepanjang masa.

Ora Ono Kamulyan Tanpo Seduluran Selawase — tidak ada kemuliaan tanpa persaudaraan yang abadi. (Sur)