Pendidikan

Bunda Literasi Inhu Monitoring MPLS di SDN 020 Belilas, Dorong Semangat Belajar Siswa Baru

Bunda Literasi Inhu Monitoring MPLS di SDN 020 Belilas, Dorong Semangat Belajar Siswa Baru

INHU – Bunda Literasi Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Suci Rahmiani, melanjutkan kegiatan monitoring Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan mengunjungi SD Negeri 020 Belilas, Kecamatan Seberida, pada Rabu (15/7/2026).

Kedatangan Bunda Literasi disambut meriah oleh keluarga besar SDN 020 Belilas melalui penampilan marching band yang dimainkan para siswa. Suasana penuh semangat semakin terasa ketika Suci Rahmiani menyapa para peserta didik baru dan ikut berbaur dalam berbagai permainan edukatif yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan MPLS. Kegiatan ini sejalan dengan tujuan MPLS Ramah yang menekankan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.

Dalam sambutannya, Kepala SD Negeri 020 Belilas, Hj. Hayati Rianasari, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Bunda Literasi Kabupaten Inhu terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam memberikan motivasi kepada peserta didik baru agar lebih percaya diri menjalani proses belajar di sekolah.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ibu Suci Rahmiani selaku Bunda Literasi Kabupaten Indragiri Hulu. Kehadiran beliau menjadi motivasi besar bagi anak-anak kami, khususnya peserta didik baru, agar semakin percaya diri, mencintai budaya literasi, dan bersemangat mengikuti proses pembelajaran. Kami juga berharap program revitalisasi sekolah dapat segera terwujud sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal dan nyaman bagi seluruh siswa," ujarnya.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, SDN 020 Belilas menerima 79 peserta didik baru yang terbagi dalam tiga rombongan belajar. Sementara itu, jumlah keseluruhan peserta didik di sekolah tersebut mencapai 541 siswa, mulai dari kelas I hingga kelas VI.

Hayati juga menjelaskan bahwa keterbatasan lahan masih menjadi tantangan bagi sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar harus dilaksanakan dalam dua sif, yakni pagi dan siang. Meski demikian, pihak sekolah tetap optimistis karena telah mendapat kunjungan dari tim revitalisasi sekolah dan berharap program pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan.

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Inhu, Suci Rahmiani, menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial menyambut peserta didik baru, tetapi merupakan langkah awal dalam membentuk karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membangun semangat belajar anak sejak hari pertama di sekolah.

Kegiatan monitoring berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain memberikan motivasi kepada peserta didik, kunjungan tersebut juga menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan budaya literasi di sekolah.***