Daerah

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Batang Gansal, Warga Harapkan Pembangunan Infrastruktur Berlanjut

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Batang Gansal, Warga Harapkan Pembangunan Infrastruktur Berlanjut

INDRAGIRI HULU – Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., secara resmi meresmikan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Desa Ringin dan Desa Belimbing, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (9/3/2026).

Kehadiran Pangdam yang didampingi sang istri disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga tampak memadati lokasi kegiatan di tepian Sungai Gansal, tempat jembatan gantung tersebut dibangun.

Peresmian jembatan ini merupakan bagian dari program pembangunan 200 Jembatan Gantung Garuda bertajuk “TNI Hadir untuk Masyarakat”, yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas wilayah, khususnya di daerah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han., beserta istri dan jajaran, Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto bersama istri, Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, S.E., M.I.P. beserta istri, Danramil 03 Seberida Kapten Inf HB Sitepu, Camat Batang Gansal Hijrah Saputra, S.Sos., M.H., Kapolsek Batang Gansal Iptu Agus Ferinaldi, S.Sos., M.H., anggota DPRD Inhu, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat sekitar.

Selain peresmian jembatan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial dari Pangdam XlX kepada warga lanjut usia (lansia) sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat di wilayah tersebut.

Tokoh masyarakat Batang Gansal, Usman, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah dan TNI atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan warga.

“Kami masyarakat Batang Gansal sangat bersyukur atas dibangunnya jembatan gantung ini. Selama ini akses masyarakat cukup sulit,” ungkap Usman.

Namun demikian, ia juga menyampaikan harapan masyarakat agar pemerintah dapat memperhatikan kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini masih memprihatinkan.

“Untuk akses jalan dari Simpang Kawat – Belimbing – Penyaguan, ibarat kata bila ke hulu berdebu dan ke hilir berlumpur. Mudah-mudahan di pemerintahan sekarang masyarakat bisa merasakan pembangunan yang lebih baik dan layak,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui TNI yang telah membantu pembangunan jembatan gantung tersebut sehingga dapat meningkatkan konektivitas antar desa.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui TNI, khususnya Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, yang telah membantu pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini. Jembatan ini sangat penting bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi warga,” kata Bupati.

Bupati juga menyinggung kondisi keterbatasan anggaran daerah saat ini. Meski demikian, ia berharap masyarakat dapat bersabar terkait pembangunan infrastruktur jalan yang masih menjadi harapan warga.

“Dengan kondisi efisiensi anggaran saat ini, kami berharap masyarakat dapat bersabar. InsyaAllah pada tahun 2027 kita akan anggarkan dan mulai melakukan pengaspalan jalan, walaupun mungkin baru sekitar satu kilometer. Namun ini menjadi langkah awal agar pembangunan infrastruktur di Batang Gansal terus berjalan,” jelasnya.

Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung merupakan bagian dari upaya TNI untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah yang aksesnya masih terbatas.

“Program pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini bertujuan membuka keterisolasian wilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat. Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat,” ujar Pangdam.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun.

“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga jembatan ini agar dapat digunakan dalam jangka panjang dan benar-benar memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” tutup Pangdam.