INHU – Hujan yang mulai mengguyur wilayah Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), belum sepenuhnya mampu mengembalikan kesegaran tanaman pepaya yang sebelumnya terdampak kondisi cuaca kering.
Kondisi tersebut terlihat saat personel Polsek Batang Gansal melakukan peninjauan program ketahanan pangan melalui Pekarangan Pangan Bergizi di rumah Herlangga, Desa Seberida, Kecamatan Batang Gansal, Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Dalam peninjauan tersebut, petugas melihat langsung perkembangan tanaman pepaya yang menjadi salah satu komoditas dalam program pemanfaatan pekarangan. Meski hujan sudah mulai turun, kondisi tanaman masih menunjukkan tanda-tanda belum sepenuhnya kembali segar.
Peninjauan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan.
Kapolres Inhu AKBP John Louis Letedara, S.I.K., melalui Kapolsek Batang Gansal IPTU Jimmy Lano, S.Sos., menegaskan bahwa kegiatan peninjauan tidak hanya dilakukan untuk melihat keberadaan tanaman, tetapi juga memastikan perkembangannya tetap dipantau secara berkelanjutan.
“Walaupun hujan sudah mulai turun, kondisi tanaman tetap perlu diperhatikan. Kita berharap dengan curah hujan yang mulai membaik, tanaman pepaya ini dapat kembali tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujar Jimmy.
Menurutnya, pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar apabila dilakukan secara konsisten. Karena itu, masyarakat didorong untuk terus merawat tanaman pangan yang telah ditanam dan menyesuaikan perawatannya dengan kondisi cuaca.
“Kita ingin program pekarangan pangan bergizi ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan sekadar kegiatan menanam. Perkembangan tanaman perlu dipantau dan dirawat agar hasilnya nanti dapat dirasakan,” tambahnya.
Kegiatan peninjauan yang dilakukan Briptu Jeji Mario tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Polisi memastikan program ketahanan pangan di wilayah Desa Seberida terus mendapat perhatian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan masyarakat.***