Kanal

Tak Punya Lahan Luas? Warga Petala Bumi Sulap Pekarangan Jadi Kebun Selada Hidroponik

INHU – Siapa bilang ketahanan pangan harus punya lahan luas? Warga Desa Petala Bumi, Kecamatan Seberida, membuktikan bahwa pekarangan rumah pun bisa disulap menjadi lahan produktif untuk menghasilkan pangan.

Melalui budidaya selada dengan sistem hidroponik, lahan pekarangan belakang rumah yang sebelumnya tidak banyak dimanfaatkan kini menjadi tempat bercocok tanam yang lebih praktis dan produktif.

Pemanfaatan pekarangan tersebut mendapat perhatian Bhabinkamtibmas Desa Petala Bumi dan Sibabat, Bripka Toni K, saat melaksanakan sambang dan pendampingan masyarakat dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Rabu (30/9/2026).

Dalam kunjungannya, Bripka Toni berdialog langsung dengan warga sekaligus memberikan motivasi agar pemanfaatan lahan pekarangan terus dikembangkan.

Hidroponik menjadi salah satu pilihan menarik karena tidak membutuhkan lahan pertanian yang luas. Dengan memanfaatkan ruang yang tersedia di sekitar rumah, masyarakat tetap dapat menghasilkan sayuran untuk kebutuhan keluarga.

Kapolsek Seberida Kompol Handon Sujaryanto, S.Sos., M.H., mengatakan pemanfaatan pekarangan secara produktif merupakan langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.

«“Tidak harus menunggu memiliki lahan yang luas. Pekarangan rumah pun bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan pangan. Hidroponik menjadi salah satu alternatif yang bisa dikembangkan masyarakat,” ujar Kompol Handon.»

Ia berharap kegiatan pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas dapat mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif.

“Kalau setiap rumah mampu memanfaatkan ruang yang ada untuk menanam sayuran, tentu akan memberikan manfaat bagi keluarga dan sekaligus ikut mendukung ketahanan pangan,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Dari pekarangan sederhana, langkah kecil menuju ketahanan pangan pun dimulai.

 

 

 

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER