Kanal

Peduli Kesehatan Warga di Tengah Karhutla, Serdik Sespimmen Polri Gelar Pengobatan Gratis di Inhu

INHU – Di tengah kepungan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perhatian terhadap kesehatan masyarakat tidak boleh ikut terabaikan. Kepedulian tersebut diwujudkan Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Tahun Anggaran 2026 bersama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Polres Inhu melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis bagi masyarakat terdampak karhutla.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Kuliah Kerja Profesi (KKP) Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 TA 2026 dalam rangka melihat secara langsung penanganan karhutla di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu, Polda Riau.

Pelayanan kesehatan dilaksanakan pada Jumat (11/9/2026) dan dipusatkan di Desa Kuantan Babu, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu.

Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, SH, SIK, M.Si melalui Kasi Humas Aiptu Misran, SH mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang berada di wilayah terdampak karhutla.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak semata-mata berkaitan dengan upaya pemadaman api dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas. Dampak yang dirasakan masyarakat, termasuk terhadap kesehatan, juga menjadi bagian penting yang harus mendapat perhatian.

“Di tengah kondisi karhutla, kesehatan masyarakat menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian. Karena itu, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini menjadi bagian dari kepedulian bersama kepada masyarakat,” ujar Aiptu Misran.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 TA 2026 hadir di bawah koordinasi Kapokjar Kompol Alexander Putra.

Para Serdik berkolaborasi dengan Kasat Binmas Polres Inhu AKP Johnson beserta personel, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Kambesko Kabupaten Indragiri Hulu.

Warga Desa Kuantan Babu yang terdampak karhutla mendapat kesempatan memperoleh pelayanan kesehatan secara cuma-cuma. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat sekaligus mendeteksi keluhan yang mungkin muncul akibat kondisi lingkungan.

Sejumlah pemeriksaan kesehatan dilakukan, di antaranya pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta pemeriksaan kesehatan umum.

Kehadiran tenaga kesehatan secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu warga mengetahui kondisi kesehatannya. Apabila ditemukan keluhan atau gangguan kesehatan, masyarakat juga dapat memperoleh penanganan awal dan arahan medis sesuai kebutuhannya.

Lebih dari sekadar pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan masyarakat dalam menghadapi dampak karhutla.

Pasalnya, karhutla bukan hanya persoalan lingkungan. Asap dan kondisi udara akibat kebakaran juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan, sehingga penanganannya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Aiptu Misran menambahkan, keterlibatan Serdik Sespimmen Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Melalui KKP, para peserta didik dapat melihat secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, termasuk bagaimana membangun koordinasi dan kolaborasi dalam penanganan bencana yang berdampak terhadap masyarakat.

«“Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga Desa Kuantan Babu yang terdampak karhutla. Penanganan karhutla membutuhkan sinergi dan kepedulian semua pihak,” katanya.»

Kegiatan berlangsung dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Warga tidak hanya memperoleh pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, tetapi juga merasakan kehadiran serta perhatian dari unsur Polri, pemerintah daerah dan tenaga kesehatan.

Di tengah ancaman karhutla, pelayanan kesehatan tersebut menjadi pengingat bahwa penanganan bencana tidak cukup hanya berorientasi pada api yang harus dipadamkan.

Api dipadamkan, lahan dijaga, tetapi kesehatan dan keselamatan masyarakat juga harus menjadi prioritas.

Sinergi Serdik Sespimmen Polri, Polres Inhu, Pemkab Inhu melalui tenaga kesehatan serta masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan bersama menghadapi karhutla sekaligus memastikan warga yang terdampak tetap mendapatkan perhatian.***

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER