Kanal

Polres Inhu Launching Jumat Ber Tanjak dan Selempang, Wujud Lestarikan Budaya Melayu

BERITAINHU.COM, INHU – Semangat pelestarian budaya Melayu mewarnai Lapangan Apel Mapolres Indragiri Hulu, Jumat (20/2/2026) pagi. Sekira pukul 07.45 WIB, digelar Apel Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang bagi personel Polres Indragiri Hulu sebagai implementasi program Kapolda Riau.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Eka Ariandy Putra, dan dihadiri Ketua DPH LAMR Kabupaten Indragiri Hulu, Datuk Seri Ali Fahmi Azis beserta jajaran pengurus LAMR. Turut hadir Wakapolres Inhu Kompol Lassaruss Sinaga, para Kabag, Kasat, Kasi, serta seluruh perwira dan personel Polres Inhu. Sementara personel Polsek jajaran mengikuti kegiatan secara daring.

Apel berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan mulai dari laporan perwira apel, penghormatan pasukan, hingga prosesi simbolis pemasangan tanjak dan selempang kepada perwakilan personel oleh Kapolres selaku pimpinan apel. Tanjak dikenakan oleh personel Polki dan PNS pria, sementara selempang digunakan oleh Polwan dan PNS wanita setiap hari Jumat.

Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra melalui Kasi Humas Polres Inhu AIPTU Misran, SH menyampaikan bahwa penggunaan tanjak dan selempang ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus komitmen dalam melestarikan nilai-nilai budaya Melayu yang menjadi identitas masyarakat Indragiri Hulu.

“Penggunaan tanjak bagi Polki dan PNS pria melambangkan kehormatan, kewibawaan dan tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom serta pelayan masyarakat. Atribut ini bukan sekadar pelengkap seragam, namun memiliki makna filosofis yang mendalam,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui launching ini diharapkan seluruh personel semakin menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah, meningkatkan kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat, serta memperkuat citra institusi yang humanis, berbudaya dan Presisi.

Sementara itu, Ketua DPH LAMR Kabupaten Indragiri Hulu, Ali Fahmi Azis, mengapresiasi program Kapolda Riau yang membudayakan pemakaian tanjak di setiap kabupaten/kota di Provinsi Riau. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kepedulian terhadap adat istiadat Melayu.

“Ini menandakan filosofi kemelayuan tidak akan hilang di bumi Melayu. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda atas inisiatif yang luar biasa ini. Semoga membawa keberkahan bagi negeri Melayu,” ujarnya.

Kegiatan apel launching berakhir sekira pukul 08.15 WIB dalam keadaan aman dan terkendali. Momentum Jumat Ber Tanjak dan Selempang ini diharapkan menjadi langkah positif dalam membangun Polri yang semakin dicintai masyarakat, sekaligus menjaga marwah budaya Melayu di Bumi Lancang Kuning.***

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER