BERITAINHU.COM, INHU – Dalam rangka menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap nilai-nilai keagamaan sejak usia dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIE Madinatun Najah Rengat menggelar Festival Anak Soleh yang diisi dengan berbagai lomba keagamaan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan RASelasa (6/1/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Petalabumi ini mempertandingkan beberapa cabang lomba, di antaranya lomba mewarnai, hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an, serta lomba azan. Acara berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari para peserta, orang tua, serta masyarakat setempat.
Festival Anak Soleh tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Petalabumi, Sugiono, A.Ma, yang diwakili oleh Imam Sobarudin selaku Kaur Umum Desa Petalabumi.
Dalam arahannya, Ketua Mahasiswa KKN STIE Madinatun Najah Rengat, Alfayandi Putra, menyampaikan bahwa kegiatan Festival Anak Soleh merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat selama menjalankan KKN di Desa Petalabumi.
“Kami bersama rekan-rekan mahasiswa KKN kurang lebih telah mengabdi selama 45 hari di Desa Petalabumi. Festival Anak Soleh ini kami laksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata untuk mendukung pembinaan karakter dan keagamaan anak-anak sejak dini,” ujar Alfayandi.
Ia juga menambahkan bahwa masa pengabdian mahasiswa KKN STIE Madinatun Najah Rengat di Desa Petalabumi akan segera berakhir.
“Insyaallah pada tanggal 8 Januari 2026 kami bersama seluruh rekan-rekan mahasiswa KKN akan mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan KKN di Desa Petalabumi. Untuk itu, melalui kesempatan ini kami mohon diri serta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah desa dan seluruh masyarakat yang telah menerima dan mendukung kami selama melaksanakan pengabdian,” tambahnya.
Sementara itu, Imam Sobarudin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN STIE Madinatun Najah Rengat atas terselenggaranya kegiatan positif tersebut.
“Pemerintah Desa Petalabumi sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Festival Anak Soleh ini. Semoga lomba-lomba keagamaan seperti ini dapat menjadi sarana membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, beriman, dan berilmu,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, baik oleh mahasiswa yang lain maupun elemen masyarakat lainnya, demi menciptakan generasi penerus yang religius dan berkarakter.
Jika ingin, saya juga bisa menyesuaikan format media online tertentu, membuat versi singkat untuk Facebook, atau menambahkan penutup khas berita daerah.(sur)