INHU – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) hari ketiga di SDN 011 Titian Resak, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, berlangsung tertib dan lancar, Jumat (3/7). Hari ketiga sekaligus menjadi batas akhir pendaftaran calon murid baru tahun ajaran 2026/2027.
Sejak hari pertama, panitia SPMB bekerja secara bergantian dalam menjalankan tugasnya, mulai dari proses penerimaan berkas, verifikasi dokumen hingga pelayanan kepada para orang tua yang mendaftarkan anaknya.
Memasuki hari terakhir pendaftaran, jumlah calon murid baru yang telah tercatat di SDN 011 Titian Resak mencapai 28 orang. Seluruh tahapan penerimaan berlangsung dengan baik berkat kerja sama panitia dan dukungan semua pihak.
Pelaksanaan SPMB juga mendapat perhatian dari Pengawas Sekolah Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Seberida, Darminingsih, S.Pd., M.M., yang turun langsung meninjau jalannya proses pendaftaran di sekolah tersebut. Kehadirannya untuk memastikan seluruh tahapan SPMB berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kepala SDN 011 Titian Resak, Mery Susanti, N.ST., S.Pd.SD, menyampaikan bahwa seluruh proses SPMB berjalan dengan lancar berkat kekompakan panitia serta dukungan dari para orang tua murid.
"Alhamdulillah, sejak hari pertama hingga hari terakhir pelaksanaan SPMB berjalan dengan baik. Panitia melaksanakan tugas secara bergantian sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SDN 011 Titian Resak. Semoga peserta didik yang diterima nantinya dapat berkembang menjadi generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia," ujar Mery Susanti.
Sementara itu, Pengawas Sekolah Korwil Pendidikan Kecamatan Seberida, Darminingsih, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi atas kesiapan panitia dan tertibnya pelaksanaan SPMB di SDN 011 Titian Resak.
"Saya mengapresiasi seluruh panitia yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Proses penerimaan murid baru berjalan tertib, transparan, dan sesuai prosedur. Semoga kualitas pelayanan seperti ini terus dipertahankan sehingga dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat terhadap dunia pendidikan," ungkapnya.

