PEKANBARU — Bursa calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Riau untuk Pemilu 2029 memang masih cukup jauh. Namun, nama sejumlah figur mulai diperbincangkan di tengah masyarakat. Salah satunya Kang Dudung Sulaeman (KDS).
Dorongan agar KDS mempertimbangkan langkah menuju Senayan mulai muncul dari sejumlah pihak yang melihat rekam aktivitas sosialnya selama ini. Bukan hanya dikenal sebagai pendakwah dan pendongeng Islami, KDS juga aktif bersentuhan dengan dunia pendidikan, kepemudaan, Pramuka serta berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Kehadiran KDS di tengah masyarakat terbilang cukup luas. Ia kerap hadir di sekolah-sekolah dan berbagai kegiatan masyarakat untuk menyampaikan pesan pendidikan dan nilai-nilai keagamaan melalui pendekatan yang dekat dengan anak-anak dan generasi muda.
Di sisi lain, KDS juga dipercaya memimpin Paguyuban Mitra Sunda Riau (MISURI) Kota Pekanbaru periode 2026–2031. Peran tersebut semakin menambah ruang interaksinya dengan berbagai kelompok masyarakat di Riau.
Wacana mendorong KDS ke DPD RI pun mulai menjadi pembicaraan. Bagi sebagian pihak, figur yang terbiasa turun langsung ke masyarakat dinilai memiliki pengalaman dalam menyerap berbagai persoalan dan aspirasi dari bawah.
Namun, hingga saat ini, dorongan tersebut masih berada pada tahap wacana dan aspirasi, bukan pengumuman resmi pencalonan KDS sebagai calon anggota DPD RI 2029.
Jika suatu saat dukungan masyarakat berkembang menjadi amanah politik, keputusan tersebut tentu membutuhkan pertimbangan matang.
Prinsip pengabdian yang selama ini melekat pada aktivitas KDS menjadi salah satu alasan namanya mulai diperbincangkan.
"Kalau masyarakat meminta dan memberikan amanah, tentu harus dipertimbangkan dengan sungguh-sungguh. Prinsip saya sederhana, di mana pun kita berada, harus tetap bermanfaat dan mengabdi," demikian semangat yang sejalan dengan kiprahnya selama ini.
Perjalanan menuju Senayan tentu bukan perkara sederhana. Kontestasi DPD RI membutuhkan dukungan masyarakat yang luas, jaringan yang kuat, sekaligus rekam jejak yang dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, jika wacana ini benar-benar berkembang, perjalanan KDS menuju Pemilu 2029 masih akan panjang. Akan ada proses membangun komunikasi, menyerap aspirasi, dan melihat sejauh mana masyarakat Riau memberikan kepercayaan.
Untuk saat ini, satu hal yang mulai terlihat: nama Kang Dudung Sulaeman sudah masuk dalam perbincangan sejumlah pihak sebagai figur yang didorong untuk mempertimbangkan langkah menuju DPD RI 2029.
Apakah wacana itu nantinya berubah menjadi langkah nyata menuju Senayan?
Waktu yang akan menjawab.
KDS for DPD RI 2029? Bursa Riau mulai menghangat.(sur)