BATANG GANSAL, INHU – Dari pekarangan rumah Bapak Herlangga di Desa Seberida, tumbuh benteng ketahanan pangan yang manis. Ya, pepaya. Kamis, Agustus 2026 sekitar pukul 10.30 WIB, Polsek Batang Gansal turun langsung meninjau tanaman bergizi ini sebagai dukungan nyata Program Asta Cita Presiden.
Peninjauan dilakukan oleh Aipda Ari Haryatman P, lokasi pekarangan pangan bergizi milik Bapak Herlangga, Desa Seberida, Kec. Batang Gansal, Kab. Inhu.
"Pepaya ini luar biasa. Cepat berbuah, 6-9 bulan sudah petik. Daunnya bisa buat sayur, buahnya buat konsumsi, bijinya bisa jadi obat alami. 1 pohon, manfaatnya banyak. Ini contoh pekarangan bergizi yang kita mau," kata Aipda Ari Haryatman P saat mengecek pertumbuhan tanaman.
Pepaya dipilih karena cocok dengan iklim Inhu dan minim perawatan. Selain sumber vitamin A, C, dan serat, pepaya juga bisa jadi komoditas tambahan ekonomi keluarga. Dari rujak, asinan, sampai dijual ke pasar, semua masuk.
Dalam peninjauan, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan Bapak Herlangga. Pesannya: rawat rutin, lakukan pemupukan organik dari sisa dapur, dan tanam lebih dari 1 pohon biar panen bergilir. Tujuannya jelas, tiap rumah di Seberida punya "apotek hidup" di pekarangannya.
Kapolsek Batang Gansal, Iptu Jimmy Lano, S.Sos., menegaskan pekarangan bergizi adalah jawaban cepat ketahanan pangan.
"Program Asta Cita itu intinya mandiri. Kalau tiap rumah di Batang Gansal punya pepaya seperti punya Bapak Herlangga, gizi anak terjaga, belanja dapur hemat. Sesuai UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, kita dorong optimalisasi lahan. Polsek Batang Gansal siap dampingi sampai panen dan bermanfaat untuk warga," tegas Iptu Jimmy Lano.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Desa Seberida berjalan aman, tertib, dan lancar. Laporan lengkap beserta dokumentasi telah disampaikan kepada Yth. Bapak Kapolres Inhu, dengan tembusan Wakapolres Inhu, Kabag Ops, Para Kasat Fung Polres Inhu, dan Paur Humas Polres Inhu.
Pesan dari Seberida: ketahanan pangan itu nggak ribet. Kadang cukup tanam pepaya di pekarangan, siram rutin, dan tunggu manisnya datang.