INHU - Di tengah terik yang membakar, tanaman jagung pipil milik Kelompok Tani Subur Tani Desa Ringin tetap berdiri. Rabu, 24 Juni 2026 pukul 10.15 WIB, tim Polsek Batang Gansal turun langsung mengecek pertumbuhan jagung sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Swasembada Pangan Tahun 2026 dan program Asta Cita Presiden.
Pengecekan dilakukan oleh Aipda R. Syaputra, Brigpol Riski Saleh, dan Ba Unit Intel A.A Ginting. Lokasi: lahan tumpang sari milik Kelompok Desa Subur Tani, Desa Ringin, Kecamatan Batang Gansal.
"Hari ini jagung sudah masuk usia 100 hari. Ini fase krusial, masa pengisian bulir. Cuaca panas memang bikin pertumbuhannya sedikit terganggu, tapi semangat Kelompok Subur Tani nggak padam," ujar Aipda R. Syaputra di sela pengecekan.
Meski cuaca ekstrem jadi tantangan, jagung pipil Ringin tetap punya harapan besar. Hasilnya nanti bisa jadi pakan ternak, bahan pangan, sampai cadangan pangan desa saat paceklik. Model tanam tumpang sari yang dipakai Kelompok Subur Tani juga cerdas: lahan yang sama menghasilkan lebih dari satu komoditas, efisiensi maksimal.
Brigpol Riski Saleh menambahkan, Polsek Batang Gansal hadir bukan hanya mengawasi, tapi juga memberi motivasi. "100 hari itu bukan waktu sebentar. Ini perjuangan petani. Kami kawal sampai panen, biar keringat warga Ringin jadi jagung pipil yang mengenyangkan," katanya.
Kapolsek Batang Gansal, Iptu Jimmy Lano, S.Sos., menegaskan jagung pipil Desa Ringin adalah simbol kerja keras menuju swasembada.
"Swasembada pangan 2026 itu nggak cukup slogan. Harus turun ke lahan, cek langsung seperti hari ini. Cuaca panas memang ujian, tapi jagung Ringin buktikan petani Inhu itu pejuang. Sesuai amanat UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, negara hadir bersama petani. Polsek Batang Gansal siap kawal sampai lumbung desa terisi," tegas Iptu Jimmy Lano.
Selama kegiatan berlangsung, situasi Desa Ringin terpantau aman dan terkendali. Laporan lengkap beserta dokumentasi telah disampaikan kepada Yth. Bapak Kapolres Inhu, dengan tembusan Waka Polres Inhu, Para Kabag Polres Inhu, Para Kasat Fung Polres Inhu, dan Kasi Propam Polres Inhu.
Pesan dari Ringin untuk Indonesia: 100 hari jagung melawan panas adalah bukti. Ketahanan pangan itu lahir dari tanah yang dirawat, bukan hanya dari rapat yang panjang.