INHU – Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Desa Bukit Meranti, Kecamatan Seberida, AIPDA Rendra Afridona melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada warga yang mengelola pertanian skala rumah tangga, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan pada pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sarana budidaya tanaman pangan, khususnya tanaman sayuran sawi yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat konsumsi bagi masyarakat.
Dalam kunjungannya, AIPDA Rendra Afridona berdialog langsung dengan warga mengenai pentingnya mengoptimalkan lahan yang tersedia di sekitar rumah agar dapat menghasilkan bahan pangan yang bermanfaat bagi kebutuhan keluarga. Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus mengembangkan pertanian mandiri sebagai salah satu langkah menjaga ketersediaan pangan di tingkat desa.
Menurutnya, pemanfaatan pekarangan rumah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga dapat meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat apabila hasil panen dikelola dengan baik.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan yang ada secara produktif. Melalui budidaya tanaman pangan seperti sawi, diharapkan dapat mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar AIPDA Rendra Afridona saat berdialog dengan warga.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan melalui pendekatan humanis dan pembinaan langsung kepada masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga diharapkan mampu memberikan semangat serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kemandirian pangan.
Kapolsek Seberida, KOMPOL Handono Sujaryanto, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan nasional.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Program seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga pemanfaatan lahan pekarangan di desa-desa semakin optimal, produktif, dan berkelanjutan.