BERITAINHU.COM, INHU – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kecamatan Seberida menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di SDN 017 Titian Resak, Rabu (11/2/2026).
Acara diisi dengan tausiyah oleh Ustadz H. Supandi, S.Pd.I., serta dihadiri Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Seberida, Sudar, S.Pd., pengawas sekolah, Ketua K3S Kecamatan Seberida, M. Zumardan M.Pd, seluruh kepala sekolah SD se-Kecamatan Seberida.
Dalam kesempatan itu, Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Seberida, Sudar, S.Pd., menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi antar kepala sekolah, terutama dalam menyambut bulan penuh berkah. Ia juga mengajak seluruh kepala sekolah menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana meningkatkan kualitas iman, kinerja, dan pelayanan pendidikan.
“Ramadhan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk meningkatkan integritas, tanggung jawab, dan kebersamaan dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Menjelang datangnya bulan suci, Sudar juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran kepala sekolah dan pengawas.
“Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberi kesehatan dan kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz H. Supandi, S.Pd.I., mengupas makna Al-Qur’an yang erat kaitannya dengan Bulan Suci Ramadhan sebagai bulan diturunkannya kitab suci tersebut.
Ia juga menjelaskan tentang kewajiban berpuasa bagi umat Islam serta pentingnya menanti penetapan awal Ramadhan melalui rukyatul hilal oleh pihak yang berwenang.
“Kita tetap menunggu penetapan resmi hasil pemantauan hilal dari pemerintah.
Namun berdasarkan kalender hijriah, awal puasa diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026. Apa pun hasilnya nanti, mari kita sambut dengan penuh kesiapan iman dan hati yang bersih,” jelasnya.
Ustadz Supandi turut mengajak para kepala sekolah untuk menjadi teladan di lingkungan masing-masing, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, serta menghidupkan suasana religius di sekolah selama bulan Ramadhan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, menjadi momentum mempererat ukhuwah serta mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh semangat ibadah.(sur)