INHU, SEBERIDA – Ribuan siswa-siswi berseragam Pramuka memadati lapangan sepak bola Dusun Truka Jaya, Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, pada Jumat malam (21/8/2026). Mereka berkumpul untuk mengikuti Upacara Api Unggun dalam rangkaian Kemah Budaya Ranting Seberida, sekaligus memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026.
Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, bertindak sebagai pembina upacara. Suasana berlangsung khidmat namun tetap meriah, ditandai dengan antusiasme tinggi para peserta yang mengikuti seluruh prosesi, mulai dari penyalaan api Dasa Darma hingga api unggun.
Dalam amanatnya, Bupati Ade Agus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kemah budaya bukan sekadar aktivitas perkemahan biasa, melainkan wadah strategis bagi anggota Pramuka untuk membentuk karakter, mempererat kebersamaan, dan menemukan jati diri.
"Lebih dari itu, adik-adik sedang belajar tentang jati diri, kebersamaan, saling menghargai, dan mencintai daerah sendiri," ujar Bupati.
Ia mengajak para peserta untuk tidak hanya memahami nilai-nilai Dasa Darma Pramuka secara teoritis, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. "Saya yakin dan percaya adik-adik semua dapat memahami makna Dasa Darma Pramuka serta mengamalkannya," katanya.
Selain menekankan pentingnya pendidikan karakter, Bupati juga menyinggung isu lingkungan. Ia mengingatkan peran vital generasi muda dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat upaya penanggulangan karhutla masih terus dilakukan oleh pihak terkait di wilayah Indragiri Hulu.
Kegiatan ini diharapkan dapat menularkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama ke tengah masyarakat, serta mencetak generasi muda yang mandiri dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. (Sur)