Kanal

Musdus Dusun 2 Danau Tiga: Kemarau Panjang Bikin Warga Darurat Air, Air Bersih Jadi Prioritas

INDRAGIRI HULU — Musyawarah Dusun (Musdus) Dusun 2 Desa Danau Tiga, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, menjadi forum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan mendesak di tengah musim kemarau yang berkepanjangan.

Musdus dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027 tersebut digelar di kediaman Kepala Dusun 2, Defri Kristanto, Selasa malam (11/8/2026).

Kegiatan dihadiri Sekretaris Desa Danau Tiga, Maya, Kasi Pembangunan Abas Sukoco, Tim 11, para Ketua RT dan RW, serta sejumlah unsur masyarakat.

Beragam usulan disampaikan dalam forum tersebut, mulai dari perawatan jalan semenisasi lingkungan, pembangunan drainase, peningkatan sarana air bersih, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Namun, persoalan air bersih menjadi sorotan utama dalam Musdus. Kemarau yang berlangsung cukup panjang membuat ketersediaan air semakin terbatas dan mulai menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius warga. Sarana dan akses air bersih diharapkan dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan desa, mengingat kebutuhan air merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa ditunda.

Kepala Dusun 2, Defri Kristanto, menegaskan bahwa Musdus merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan warga dapat ditampung dan dibahas berdasarkan tingkat kebutuhan serta skala prioritas, sehingga pembangunan desa nantinya benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kasi Pembangunan Desa Danau Tiga, Abas Sukoco, menyampaikan bahwa seluruh hasil Musdus akan menjadi bahan dalam Musyawarah Desa (Musdes) tingkat desa.

Menurutnya, setiap usulan harus disusun secara realistis dengan mempertimbangkan urgensi kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran desa, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

“Usulan masyarakat kita tampung dan akan menjadi bahan pembahasan di tingkat desa. Tentunya akan dilihat berdasarkan kebutuhan yang paling mendesak serta kemampuan anggaran yang tersedia,” jelasnya.

Selain persoalan pembangunan dan air bersih, Abas juga menyampaikan pesan Kepala Desa Danau Tiga kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama musim kemarau.

Masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Kondisi lahan yang kering ditambah cuaca panas dapat membuat api dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan.

Musdus Dusun 2 ini selanjutnya menjadi bagian dari tahapan penyusunan RKP Desa Danau Tiga Tahun Anggaran 2027. Aspirasi masyarakat akan dibawa ke tingkat Musdes untuk dibahas dan ditentukan berdasarkan skala prioritas serta kemampuan keuangan desa.

Di tengah kemarau yang membuat warga mulai kesulitan mendapatkan air, harapan masyarakat sederhana: pembangunan tidak hanya soal jalan dan infrastruktur, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar berupa air bersih benar-benar tersedia bagi warga. (sur)

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER