INHU – Suasana malam takbiran di Desa Seresam, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, dipenuhi gema takbir yang berkumandang penuh khidmat dan semangat, Jumat malam (20/3/2026). Kegiatan Pawai Takbir Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah yang dipusatkan di pelataran Masjid Darussalam berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat.
Pawai takbir yang rutin digelar setiap tahun ini kembali diperlombakan, menghadirkan nuansa kreativitas, kebersamaan, dan semangat syiar Islam. Meski dari 16 peserta yang mendaftar hanya 7 musala yang hadir mengikuti lomba, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta maupun masyarakat yang memadati lokasi hingga rangkaian acara selesai.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Seresam, Rusba, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pawai takbir sebagai wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai keagamaan.
“Pawai takbir ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk kebersamaan dan kecintaan kita dalam menyambut hari kemenangan. Saya berharap kegiatan ini terus dilestarikan dan semakin meriah di tahun-tahun mendatang. Di momen yang penuh berkah ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Seresam mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat,” ujar Rusba.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, Ketua Kopsa Manunggal, serta pengurus Masjid Darussalam yang bersama-sama mendukung suksesnya acara.
Ketua panitia pelaksana yang juga Ketua Karang Taruna, Yoga Orantari, SH, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi semangat peserta yang tetap luar biasa meskipun jumlah yang hadir tidak sesuai dengan pendaftaran awal. Antusias masyarakat juga menjadi bukti bahwa tradisi ini sangat dinantikan setiap tahunnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Seberida, Wisnu Subroto, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai mampu memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan pawai takbir ini menjadi salah satu wujud nyata kebersamaan dan kekompakan masyarakat. Selain sebagai syiar Islam, kegiatan ini juga mempererat persatuan dan menjaga tradisi positif yang harus terus dilestarikan,” ujarnya.
Ketua Pengurus Masjid Darussalam, H. Wardi, SE, usai kegiatan juga menyampaikan bahwa pawai takbir tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini sangat positif, selain mempererat ukhuwah, juga menjadi media edukasi dan syiar bagi generasi muda untuk mencintai tradisi Islam,” katanya.
Adapun kriteria penilaian dalam lomba pawai takbir tahun ini meliputi beberapa aspek, di antaranya keindahan dan keunikan (meliputi seni, kreasi, dan estetika), variasi tabuhan bedug (teknik, kekompakan, dan keharmonisan), serta kekompakan jamaah (kerapian pakaian dan jumlah partisipan).
Pawai takbir ditutup dengan pengumuman pemenang yang disambut meriah oleh para peserta dan masyarakat. Keluar sebagai Juara Umum yakni Musala Al Muttakin dengan total nilai 534 poin, sekaligus mempertahankan gelar juara dari tahun sebelumnya.
Malam takbiran di Desa Seresam pun menjadi momen penuh kebersamaan yang meninggalkan kesan hangat dan mendalam bagi seluruh masyarakat yang hadir.